Rabu, 8 April 2009

warkah kepada tuhan

Ke hadapanmu Ya Tuhan
sampai kapan lagi harus aku menanti, berharap dan menyintai,
berada dekat dalam keredaanmu,
sentiasa disinari cahayamu.

Ke hadapanmu Ya Tuhan
jauh mana lagi harus aku berlari,
mencari sesuatu yang tak pasti,
kesesatan ini terlalu jauh kedalam hati,
dari langit ke tujuh hingga ke dasar laut
akan aku harap cinta terhadapmu ini adalah pasti

Telah aku tersungkur di dalam perjalanan ini,
masih aku harapkan aku akan kembali.

Ke hadapanmu Ya Tuhan
terlalu berat pikulan bebanan ini,
seperti menanggung keberatan dunia.

Detik waktu yang terbuang,
diriringi dengan senyuman sinis hasutan kejahatan

Aku merayu kepadamu Ya Tuhan,
permudahkanlah perjalanan ini,
sesungguhnya aku rindu dengan rasa ketenangan ketika berada disampingmu.


coretan ini ditulis semalam, kedai makan di Melawati, ketika itu aku rasa sakit yang amat. terima kasih hero, bagi aku semangat baru dalam hidup, terima kasih kawan-kawan tanpa korang, mau aku jadi cam Milah. haha

1 ulasan:

aainachentak berkata...

bila tiba waktu sedih.
acapkali Dia yg kita ingatkan.
aku kadang-kala rasa segan,sbb hanya ingat Dia waktu susah.
tapi aku rindu Dia bila aku senang..kadang2.